

KOTA BIMA – ADONARA NEWS.COM
Kodim 1608/Bima Menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Senapan Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit di bidang menembak, bertempat di Lapangan Tembak Kipan A Yonif 742/Swy Rabu (14/09/2022).
Latihan menembak tersebut diawasi langsung oleh Dandim 1608/Bima yang diwakili Kapten Inf I Gusti Gede Karang Asem selaku Seksi Pengamanan dan Operasi Latihan sebagai bentuk pertanggung jawaban Komandan dalam melaksanakan pengawasan latihan.


Menembak senjata ringan ini sudah dikenalkan sejak prajurit mengikuti pendidikan pembentukan di lembaga pendidikan militer baik Pendidikan pembentukan Tamtama,
Bintara dan Perwira.
Adapun pejabat yang berperan pada Latihan menembak kali ini yakni Pimpinan Umum Latihan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S.Sos, Danlat kapten inf Ibrahim , Sipamops Kapten Inf I Gusti Gede Karangasem, Koordinator Materi Kapten Inf Seninot Sribakti , Simin Log Kapten Cba Jemmy Lawalata , Pelatih Pelda Abubakar,S.H , Dansimalat Peltu Imran beserta tim kesehatan poskes Kodim 1608/Bima.

Dalam Kesempatan ini Dandim 1608/Bima yang di wakili oleh Kapten Inf I Gusti Gede Karang Asem memberikan penekanan kepada prajuritnya untuk serius dan berhati hati dalam berlatih serta mengikuti instruksi dari pelatih maupun pengawas latihan karena munisi yang digunakan merupakan munisi tajam, sehingga tidak ada lagi kesalahan yang dilakukan oleh perorangan yang dapat menimbulkan kerugian personel.

Sebelum pelaksanaan Kegiatan Pelatih Menembak Pelda Abubakar , S.H menjelaskan mekanisme Latihan, mulai dari Para peserta mengambil senjata di Tempat yg sudah di siapkan menuju Daerah Persiapan, pemeriksaan senjata Awal , menuju ke kedudukan penembakan masing2 sambil diarahkan oleh pengawas Lajur dan pengawas petak sambil menunggu perintah penembakan dari Pimpinan Penembakan (Pibak). Selesai menembak dipimpin lagi oleh Pimpinan Penembakan untuk mengosongkan senjata , para peserta menuju pemeriksaan senjata akhir (RIKJAT AKHIR) setelah itu para penembak menuju Titik berkumpul akhir sampai pada penyimpanan senjata di tempat yg sudah di siapkan.
Pelatih Menembak Kodim 1608/Bima Pelda Abubakar,S.H menyampaikan bahwa latihan tersebut bersifat rutin tiap Triwulan, akan tetapi walaupun rutin di laksanakan jangan sampai dianggap main main dan biasa , karena apabila dianggap biasa maka hasilnya tidak akan maksimal. Jangan sampai ada korban dalam latihan menembak baik dari prajurit maupun masyarakat yang berdomisili dan melintas di sekitar lapangan tembak, karena latihan sehebat dan sebaik apapun apabila ada korban yang disebabkan karena kelalaian dalam latihan maka latihan tersebut dinyatakan gagal atau tidak berhasil, tetap perhatikan faktor keamanan yang paling utama, Ungkap Pelda Abubakar S.H selaku Pelatih.(14/09/22) (HR)

Tinggalkan komentar