SERKA MASNIN BABINSA MONGGO TERUS MENGAWAL PENDISTRIBUSIAN PUPUK SUBSIDI DI WILAYAH

BIMA – ADONARA NEWS (08/10/22) Ketersediaan pupuk serta obat pertanian di kios-kios adalah bagian dari pendampingan dan pengawalan upaya khusus program ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut dilakukan dengan pengawalan dan Pendampingan distribusinya melalui kios-kios yang ada di desa tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Serka Masnin Babinsa Desa Monggo Anggota  Koramil 1608-02/Bolo Kodim 1608/Bima yang melaksanakan pengawalan dan Pendampingan pupuk subsidi yang akan di bagikan kepada 18 Kelompok Tani di Desa Monggo sebanyak 10 Ton Pupuk dengan jumlah 200 karung di Kios Pupuk bersubsidi UD. RAIHAN di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala  Desa Monggo,Babinsa Desa Monggo Serka Masnin , Babinkamtibmas Monggo,
Babintribum Monggo,Ketua BPD Monggo serta Anggota serta Warga penerima Pupuk bersubsidi.

Tujuan pengawalan dan Pendampingan ini agar pembagian Pupuk bersubsidi sesuai jatah masing-masing Kelompok tani yang menjadi tanggungjawabnya sehingga mencegah terjadi penyelewengan oleh orang2 yang tidak bertanggungjawab atau dijual kepada desa lain atau 6pihak yang tidak berhak menerima bantuan pupuk bersubsidi tersebut.

Dengan adanya pengawalan dan pendampingan tersebut, diharapkan pupuk bersubsidi bisa sampai ke para petani yang memang membutuhkan dan tidak ada penyelewengan. “Apalagi saat ini Pemerintah sedang mencanangkan program swasembada pangan, sehingga jika pupuk bersubsidi tidak sampai ke petani, maka mustahil program tersebut akan tercapai,” kata Babinsa.

Dalam pengawalan dan pendampingan pupuk ini Serka Masnin berharap agar pupuk bersubsidi ini bisa di gunakan oleh para petani dengan sebaik-baiknya dan tepat sasaran sehingga kesejahteraan para petani bisa disokong oleh pengadaan pupuk ini.

Di tempat terpisah Komandan Rayon Militer 1608-02/Bolo Kodim 1608/Bima Kapten Inf Bambang saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan anggotanya tersebut. Hal ini tentunya dalam rangka pemenuhan kebutuhan petani terhadap kebutuhan pupuk sehingga mereka tidak mengalami kendala dan kesulitan saat membutuhkan.

“Babinsa agar lebih aktif pada program pendampingan pertanian, koordinasi dengan semua pihak terkait, apabila terdapat kendala yang di alami oleh petani diwilayahnya, misalnya kesulitan pupuk, serangan hama dan lain-lain sehingga produktifitas pertanian jangan sampai terganggu,” Ujar Danramil.

Selain itu pengawalan dan pendampingan pupuk oleh Babinsa tersebut dalam rangka mencegah Penyelewengan yang di lakukan oknum-oknum yang berusaha berbuat curang dengan tindakan penimbunan maupun penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi tersebut,Tutup Danramil.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai